Animals

Penguin Humboldt, Spesies Rentan Dari Perairan Humboldt

PENGUIN
stlzoo.com

Penguin Humboldt (Spheniscus Humboldt) dikenal juga dengan nama penguin Peru, penguin Chili serta patranca. Ini merupakan spesies Amerika Selatan yang ditemukan di pesisir Chili dan Peru.

Penguin yang satu ini memiliki kerabat terdekat yakni penguin Agrika, penguin Galapagos dan penguin Magellan. Jenis penguin ini dinamai sesuai dengan air dingin tempatnya berenang. Air dingin itu sendiri dinamai seorang penjelajah bernama Alexander von Humboldt.

Selain itu, spesies Penguin Humboldt terdaftar sebagai spesies yang tergolong rentan atau terancam punah oleh IUCN.

Ciri-ciri Penguin Hamboldt
Penguin Hamboldt memiliki tubuh yang tingginya mencapai 56-70 cm dengan berat mencapai 3,6 hingga 5,9 kg. Dilihat dari segi fisik, Penguin Hamboldt memiliki ciri-ciri yang tidak jauh berbeda dengan spesies pinguin lainnya yakni kepala hitam dengan garis putih di area belakang mata. Di sekitar telinga, bulu dari Penguin Hamboldt cenderung berwarna hitam, termasuk pada area dagu hingga ke tenggorokkan.

Bulu bagian atas mereka berwarna hitam cenderung keabu-abuan dengan bagian bawah yang keputihan. Sedangkan pada aera dada memanjang ke bawah panggul hingga paha berwarna hitam. Hal yang tidak kalah unik adalah adanya duri di lidah Pinguin Hamboldt. Dimana keberadaan duri tersebut adalah untuk memegang mangsa yang mereka dapatkan.

Penguin Humboldt Bersarang Di Pantai dan Pulau Berbatu
Penguin Humboldt biasa bersarang di pulau-pulau maupun pantai berbatu. Mereka umumnya senang membuat sarang dengan cara menggali lubang sebagai gua atau sarang. Penguin Humboldt yang berada di Amerika Selatan hanya dapat ditemukan pada sekitar sepanjang pantai Pasifik. Sedangkan sebagian Penguin Humboldt yang dikenal sebagai Penguin Magellan dapaat ditemukan di pantai Chili. Sementara itu banyak juga Penguin Humboldt yang cenderung berkelana di sekitar Ekuador dan Kolombia.

Akibat populasi Penguin Humboldt yang semakin menurun karena perubahan iklim dan berbagai hal lain, hingga menjadikannya berstatus terancam punah. Saat itu jumlah Penguin Humboldt diketahui semakin menurun secara drastis. Hingga saat ini populasi dari spesies penguin ini hanya mencapai sekitar 3.300 sampai dengan 12.000. Pada Agustus 2010 lalu Penguin Humboldt dari Peru serta Chili mendapatkan perlindungan di bawah Undang-Undang Endangered Species Amerika Serikat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s